Kena Tilang Elektronik? Begini Cara Bayar Dendanya Secara Online Atau Manual

Otonesia.id, Sebanyak 12 Polda di Indonesia telah menerapkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sejak 23 Maret 2021 lalu. Total ada 244 titik di Indonesia yang telah terpasang kamera pengawas alias CCTV.

Terkait sanksi bagi pelanggar yang terekam kamera ETLE masih mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Selain itu, operasi ETLE sendiir tidak dibatas nomor polisi kendaraan. Artinya penindakan bisa dilakukan lintas wilayah.

Melansir laman resmi NTMC Polri, saat pelanggar tertangkap oleh kamera, maka akan dikirim datanya ke back office. Segera anggota langsung melakukan verifikasi. Setelah semua bukti terpenuhi, maka dikeluarkan surat konfirmasi.

Pelanggar yang menerima surat konfirmasi wajib melakukan klarifikasi. Bisa dilakukan dengan dua cara. Manual dan online.

Jika ingin manual, kunjungi posko atau giro E-TLE. Waktu pelayanannya, untuk Senin hingga Jumat sekitar pukul 08.00 hingga 16.00. Untuk Sabtu mulai pukul 08.00 hingga 14.00.

Sedangkan online bisa melalui ETLE-PMK.info. Hanya memasukkan kode referensi pelanggaran dan nomor polisi kendaraan. Jika pengisian data berhasil, sistem akan mengirimkan kode BRIVA untuk pembayaran denda melalui bank.

Jangan abai jika mendapat surat konfirmasi tilang elektronik. Karena jika tidak diproses selama delapan hari sejak diterima, secara otomatis Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) akan diblokir.

Untuk selanjutnya tidak dapat dilakukan perpanjangan maupun pengesahan kembali hingga blokirnya dibuka.

(SDF)